Kamis, 17 Februari 2011
web science
Web Science sendiri merupakan kajian sains dari Web yang lahir dari sistem Informasi. Pada Web Science membutuhkan pemahaman akan Web dan juga fokus pada pengembangan terhadap kebutuhan komunikasi dan representasi.
Kelahiran Web Science didorong oleh pergerakan generasi Web dari Web 1.0 ke Web 3.0.Sejak diperkenalkan Web pada tahun 1990 oleh Tim Berners-Lee, perkembangan yang terjadi luar biasa.Perbedaan utama dari setiap generasi adalah pada Web 1.0 masih bersifat read-only, pada Web 2.0 bergerak ke arah read-write,sedangkan pada Web 3.0 mengembangkan hubungan manusia ke manusia, manusia ke mesin, dan mesin ke mesin.
Pada Web 2.0 kegiatan sosial sudah dimulai, dengan semakin popularnya berbagai fasilitas seperti wikipedia, blog, friendster dan sebagainya. Tetapi kendala utama pada Web 2.0 adalah penangan untuk pertukaran data atau interoperabilitas masih sulit.
Web 3.0 mencoba menyempurnakan Web 2.0 dengan memberikan penekanan penelitian pada Semantic Web, Ontology, Web Service, Social Software, Folksonomies dan Peer-to-Peer. Penelitian ini sangat memperhatikan 'budaya' sebuah komunitas terhadap kebutuhan akan sebuah data atau informasi.
Tujuan dari web science tak lain adalah untuk melakukan penelitian lintas disiplin lainnya yang tidak hanya berfokus pada disiplin IT saja , tetapi menyebar pada semua aspek-aspek disiplin ilmu lainnya. Misalnya pelajaran tentang world wide web, pengeruh sistem informasi terhadap masyarakat, dan sebagainya.
Rabu, 22 Desember 2010
Hacker dan Cracker : PERKEMBANGAN CYBERCRIME DI INDONESIA |
Kebutuhan dan penggunaan akan teknologi informasi yang diaplikasikan dengan Internet dalam segala bidang seperti e-banking, ecommerce,e-government, e-education dan banyak lagi telah menjadi sesuatu yang lumrah. Bahkan apabila masyarakat terutama yang hidup di kota besar tidak bersentuhan dengan persoalan teknologi informasi dapat dipandang terbelakang atau ”GAPTEK”. Internet telah menciptakan dunia baru yang dinamakan cyberspace yaitu sebuah dunia komunikasi berbasis komputer yang menawarkan realitas yang baru berbentuk virtual (tidak langsung dan tidak nyata). Walaupun dilakukan secara virtual, kita dapat merasa seolah-olah ada di tempat tersebut dan melakukan hal-hal yang dilakukan secara nyata, misalnya bertransaksi, berdiskusi dan banyak lagi, seperti yang dikatakan oleh Gibson yang memunculkan istilah tersebut pertama kali dalam novelnya: “A Consensual hallucination experienced daily billions of legitimate operators, in every nation…A graphic representation of data abstracted from the banks of every computer in the human system. Unthinkable complexity. Lines of light ranged in the non-space of the mind, clusters and constellations of data. Like city lights, receeding”. Perkembangan Internet yang semakin hari semakin meningkat baik teknologi dan penggunaannya, membawa banyak dampak baik positif maupun negatif. Tentunya untuk yang bersifat positif kita semua harus mensyukurinya karena banyak manfaat dan kemudahan yang didapat dari teknologi ini, misalnya kita dapat melakukan transaksi perbankan kapan saja dengan e-banking, e-commerce juga membuat kita mudah melakukan pembelian maupun penjualan suatu barang tanpa mengenal tempat. Mencari referensi atau informasi mengenai ilmu pengetahuan juga bukan hal yang sulit dengan adanya e-library dan banyak lagi kemudahan yang didapatkan dengan perkembangan Internet. Tentunya, tidak dapat dipungkiri bahwa teknologi Internet membawa dampak negatif yang tidak kalah banyak dengan manfaat yang ada. Internet membuat kejahatan yang semula bersifat konvensional seperti pengancaman, pencurian dan penipuan kini dapat dilakukan dengan menggunakan media komputer secara online dengan risiko tertangkap yang sangat kecil oleh individu maupun kelompok dengan akibat kerugian yang lebih besar baik untuk masyarakat maupun negara disamping menimbulkan kejahatan-kejahatan baru. Banyaknya dampak negatif yang timbul dan berkembang, membuat suatu paradigma bahwa tidak ada komputer yang aman kecuali dipendam dalam tanah sedalam 100 meter dan tidak memiliki hubungan apapun juga. David Logic berpendapat tentang Internet yang diibaratkan kehidupan jaman cowboy tanpa kepastian hukum di Amerika, yaitu: ”The Internet is a new frontier. Just like the Wild, Wild West, the Internet frontier is wide open to both exploitation and exploration. There are no sheriffs on the Information Superhighway. No one is there to protect you or to lock-up virtual desperados and bandits. This lack of supervision and enforcement leaves users to watch out for themselves and for each other. A loose standard called "netiquette" has developed but it is still very different from the standards found in "real life". Unfortunately, cyberspace remains wide open to faceless, nameless con artists that can carry out all sorts of mischief “ Seperti seorang hacker dapat masuk ke dalam suatu sistem jaringan perbankan untuk mencuri informasi nasabah yang terdapat di dalam server mengenai data base rekening bank tersebut, karena dengan adanya e-banking jaringan tersebut dapat dikatakan terbuka serta dapat diakses oleh siapa saja. Kalaupun pencurian data yang dilakukan sering tidak dapat dibuktikan secara kasat mata karena tidak ada data yang hilang tetapi dapat diketahui telah diakses secara illegal dari sistem yang dijalankan. Tidak kurang menghebohkannya adalah beredarnya gambar-gambar porno hubungan seksual/pornografi, misalnya antara seorang bintang sinetron Sukma Ayu dan Bjah, penyanyi yang sedang naik daun. Gambar-gambar tersebut beredar secara luas di Internet baik melalui e-mail maupun dalam tampilan website yang dapat disaksikan oleh siapa saja secara bebas. Pengungkapan kejahatan ini masih sangat kecil sekali, dikarenakan banyak kendala dan hambatan yang dihadapi dalam upaya pengungkapannya. Saat ini, bagi mereka yang senang akan perjudian dapat juga melakukannya dari rumah atau kantor hanya dengan mengakses situs www.indobetonline.com atau www.tebaknomor.com dan banyak lagi situs sejenis yang menyediakan fasilitas tersebut dan memanfaatkan fasilitas Internet banking untuk pembayarannya. E-commerce tidak sedikit membuka peluang bagi terjadinya tindak pidana penipuan, seperti yang dilakukan oleh sekelompok pemuda di Medan yang memasang iklan di salah satu website terkenal “Yahoo” dengan seolah - olah menjual mobil mewah Ferrary dan Lamborghini dengan harga murah sehingga menarik minat seorang pembeli dari Kuwait. Perbuatan tersebut dapat dilakukan tanpa adanya hubungan terlebih dahulu antara penjual dan pembeli, padahal biasanya untuk kasus penipuan terdapat hubungan antara korban atau tersangka. Dunia perbankan melalui Internet (ebanking) Indonesia, dikejutkan oleh ulah seseorang bernama Steven Haryanto, seorang hacker dan jurnalis pada majalah Master Web. Lelaki asal Bandung ini dengan sengaja membuat situs asli tapi palsu layanan Internet banking Bank Central Asia, (BCA). Steven membeli domain-domain dengan nama mirip www.klikbca.com (situs asli Internet banking BCA), yaitu domain wwwklik-bca.com, kilkbca.com, clikbca.com, klickca.com. dan klikbac.com. Isi situs-situs plesetan inipun nyaris sama, kecuali tidak adanya security untuk bertransaksi dan adanya formulir akses (login form) palsu. Jika nasabah BCA salah mengetik situs BCA asli maka nasabah tersebut masuk perangkap situs plesetan yang dibuat oleh Steven sehingga identitas pengguna (user id) dan nomor identitas personal (PIN) dapat di ketahuinya. Diperkirakan, 130 nasabah BCA tercuri datanya. Menurut pengakuan Steven pada situs bagi para webmaster di Indonesia, www.webmaster.or.id, tujuan membuat situs plesetan adalah agar publik menjadi lebih berhati – hati dan tidak ceroboh saat melakukan pengetikan alamat situs (typo site), bukan untuk mengeruk keuntungan. Menurut perusahaan Security Clear Commerce di Texas USA, saat ini Indonesia menduduki peringkat ke 2 setelah Ukraina dalam hal kejahatan Carding dengan memanfaatkan teknologi informasi (Internet) yaitu menggunakan nomor kartu kredit orang lain untuk melakukan pemesanan barang secara online. Komunikasi awalnya dibangun melalui e-mail untuk menanyakan kondisi barang dan melakukan transaksi. Setelah terjadi kesepakatan, pelaku memberikan nomor kartu kreditnya dan penjual mengirimkan barangnya, cara ini relatif aman bagi pelaku karena penjual biasanya membutuhkan 3 –5 hari untuk melakukan kliring atau pencairan dana sehingga pada saat penjual mengetahui bahwa nomor kartu kredit tersebut bukan milik pelaku barang sudah terlanjur terkirim. Selain carding, masih banyak lagi kejahatan yang memanfaatkan Internet. Tentunya masih hangat dalam pikiran kita saat seorang hacker bernama Dani Hermansyah, pada tanggal 17 April 2004 melakukan deface dengan mengubah nama - nama partai yang ada dengan nama- nama buah dalam website www.kpu.go.id, yang mengakibatkan berkurangnya kepercayaan masyarakat terhadap Pemilu yang sedang berlangsung pada saat itu. Dikhawatirkan, selain nama – nama partai yang diubah bukan tidak mungkin angka-angka jumlah pemilih yang masuk di sana menjadi tidak aman dan dapat diubah, padahal dana yang dikeluarkan untuk sistem teknologi informasi yang digunakan oleh KPU sangat besar sekali. Untung sekali bahwa apa yang dilakukan oleh Dani tersebut tidak dilakukan dengan motif politik, melainkan hanya sekedar menguji suatu sistem keamanan yang biasa dilakukan oleh kalangan underground (istilah bagi dunia Hacker). Terbukti setelah melakukan hal tersebut, Dani memberitahukan apa yang telah dilakukannya kepada hacker lain melalui chat room IRC khusus Hacker sehingga akhirnya tertangkap oleh penyidik dari Polda Metro Jaya yang telah melakukan monitoring di chat room tersebut. Deface disini berarti mengubah atau mengganti tampilan suatu website. Pada umumnya, deface menggunakan teknik Structured Query Language (SQL) Injection. Teknik ini dianggap sebagai teknik tantangan utama bagi seorang hacker untuk menembus jaringan karena setiap jaringan mempunyai sistem keamanan yang berbeda-beda serta menunjukkan sejauh mana kemampuan operator jaringan, sehingga apabila seorang hacker dapat masuk ke dalam jaringan tersebut dapat dikatakan kemampuan hacker lebih tinggi dari operator jaringan yang dimasuki. Kelemahan admin dari suatu website juga terjadi pada penyerangan terhadap website www.golkar.or.id milik Partai Golkar. Serangan terjadi hingga 1577 kali melalui jalan yang sama tanpa adanya upaya menutup celah tersebut disamping kemampuan Hacker yang lebih tinggi, dalam hal ini teknik yang digunakan oleh Hacker adalah PHP Injection dan mengganti tampilan muka website dengan gambar wanita sexy serta gorilla putih sedang tersenyum. Teknik lain adalah yang memanfaatkan celah sistem keamanan server alias hole Cross Server Scripting (XXS) yang ada pada suatu situs. XXS adalah kelemahan aplikasi di server yang memungkinkan user atau pengguna menyisipkan baris-baris perintah lainnya. Biasanya perintah yang disisipkan adalah Javascript sebagai jebakan, sehingga pembuat hole bisa mendapatkan informasi data pengunjung lain yang berinteraksi di situs tersebut. Makin terkenal sebuah website yang mereka deface, makin tinggi rasa kebanggaan yang didapat. Teknik ini pulalah yang menjadi andalan saat terjadi cyberwar antara hacker Indonesia dan hacker Malaysia, yakni perang di dunia maya yang identik dengan perusakan website pihak lawan. Menurut Deris Setiawan, terjadinya serangan ataupun penyusupan ke suatu jaringan komputer biasanya disebabkan karena administrator (orang yang mengurus jaringan) seringkali terlambat melakukan patching security (instalasi program perbaikan yang berkaitan dengan keamanan suatu sistem). Hal ini mungkin saja disebabkan karena banyaknya komputer atau server yang harus ditanganinya. Dengan demikian maka terlihat bahwa kejahatan ini tidak mengenal batas wilayah (borderless) serta waktu kejadian karena korban dan pelaku sering berada di negara yang berbeda. Semua aksi itu dapat dilakukan hanya dari depan komputer yang memiliki akses Internet tanpa takut diketahui oleh orang lain/ saksi mata, sehingga kejahatan ini termasuk dalam Transnational Crime/ kejahatan antar negara yang pengungkapannya sering melibatkan penegak hukum lebih dari satu negara. Mencermati hal tersebut dapatlah disepakati bahwa kejahatan IT/ Cybercrime memiliki karakter yang berbeda dengan tindak pidana umum baik dari segi pelaku, korban, modus operandi dan tempat kejadian perkara sehingga butuh penanganan dan pengaturan khusus di luar KUHP. Perkembangan teknologi informasi yang demikian pesatnya haruslah di antisipasi dengan hukum yang mengaturnya dimana kepolisian merupakan lembaga aparat penegak hukum yang memegang peranan penting didalam penegakan hukum, sebab tanpa adanya hukum yang mengatur dan lembaga yang menegakkan maka dapat menimbulkan kekacauan didalam perkembangannya. Dampak negatif tersebut menimbulkan suatu kejahatan yang dikenal dengan nama “CYBERCRIME” yang tentunya harus diantisipasi dan ditanggulangi. Dalam hal ini Polri sebagai aparat penegak hukum telah menyiapkan unit khusus untuk menangani kejahatan cyber ini yaitu UNIT V IT/CYBERCRIME Direktorat II Ekonomi Khusus Bareskrim Polri. |
Cybercrime
Sejalan dengan kemajuan teknologi informatika yang demikian pesat, melahirkan internet sebagai sebuah fenomena dalam kehidupan umat manusia. Internet, yang didefinisikan oleh TheU.S. Supreme Court sebagai: "international network of interconnected computers" (Reno v. ACLU, 1997), telah menghadirkan kemudahan-kemudahan bagi setiap orang bukan saja sekedar untuk berkomunikasi tapi juga melakukan transaksi bisnis kapan saja dan di mana saja.
Saat ini berbagai cara untuk dapat berinteraksi di "dunia maya" ini telah banyak dikembangkan. Salah satu contoh adalah lahirnya teknologi wireless application protocol (WAP) yang memungkinkan telepon genggam mengakses internet, membayar rekening bank, sampai dengan memesan tiket pesawat. Beberapa waktu lalu, sebuah perusahaan penyedia jasa akses internet di Indonesia, berencana untuk mengembangkan televisi digital virtual studio untuk wilayah Indonesia dan beberapa negara Asia lainnya (Bisnis Indonesia, 07/07/2000). Televisi digital yang rencananya akan menyajikan informasi terkini di bidang keuangan, bisnis, teknologi informasi dan pasar modal selama 24 jam ini menggunakan jaringan internet dan satelit sebagai media operasionalnya.
Melihat perkembangan ini, para pengamat dan pakar internet berpendapat bahwa saat ini internet sedang memasuki generasi kedua, yang mana ciri-ciri dan perbandingannya dengan internet generasi pertama adalah sebagai berikut:
|
| Internet generasi I | Internet generasi II |
| Tempat mengakses | Di depan meja | Di mana saja |
| Sarana | Hanya PC | Peralatan apapun yang bisa terhubung dengan internet |
| Sumber pelayanan | Storefront Web | e-service otomatis |
| Hubungan antar provider | Persaingan ketat | Transaksi |
| Lingkup aplikasi | Aplikasi terbatas | e-service modular |
| Fungsi IT | IT sebagai asset | IT sebagai jasa |
Sumber: Bisnis Indonesia
Pada perkembangannya, ternyata penggunaan internet tersebut membawa sisi negatif, dengan membuka peluang munculnya tindakan-tindakan anti-sosial dan perilaku kejahatan yang selama ini dianggap tidak mungkin terjadi. Sebagaimana sebuah teori mengatakan: "crime is a product of society its self", yang secara sederhana dapat diartikan bahwa masyarakat itu sendirilah yang melahirkan suatu kejahatan. Semakin tinggi tingkat intelektualitas suatu masyarakat, semakin canggih pula kejahatan yang mungkin terjadi dalam masyarakat itu.
Kejahatan yang lahir sebagai dampak negatif dari perkembangan aplikasi internet ini sering disebut sebagai cybercrime. Walaupun jenis kejahatan ini belum terlalu banyak diketahui secara umum, namun The Federal Bureau of Investigation (FBI) dalam laporannya mengatakan bahwa tindak kejahatan yang dapat dikategorikan sebagai cybercrime telah meningkat empat kali lipat sejak tiga tahun belakangan ini (Indonesian Observer, 26/06/2000), di mana pada tahun 1998 saja telah tercatat lebih dari 480 kasus cybercrime terjadi di Amerika Serikat ( http://emergency.com/cybrcm98.htm). Hal ini membuat lebih dari 2/3 warga Amerika Serikat memiliki perhatian serius terhadap perkembangan cybercrime, sebagaimana hasil polling yang dilakukan EDI, suatu perusahaan Amerika Serikat yang bergerak dibidang TI (Indonesian Observer, 26/06/2000).
Apakah Cybercrime itu?
Dalam beberapa literatur, cybercrime sering diidentikkan sebagai computer crime. TheU.S. Department of Justice memberikan pengertian computer crime sebagai:"…any illegal act requiring knowledge of computer technology for its perpetration, investigation, or prosecution". Pengertian lainnya diberikan oleh Organization of European Community Development, yaitu: "any illegal, unethical or unauthorized behavior relating to the automatic processing and/or the transmission of data". Andi Hamzah dalam bukunya Aspek-aspek Pidana di Bidang Komputer (1989) mengartikan: "kejahatan di bidang komputer secara umum dapat diartikan sebagai penggunaan komputer secara ilegal".
Dari beberapa pengertian di atas, computer crime dirumuskan sebagai perbuatan melawan hukum yang dilakukan dengan memakai komputer sebagai sarana/alat atau komputer sebagai objek, baik untuk memperoleh keuntungan ataupun tidak, dengan merugikan pihak lain. Secara ringkas computer crime didefinisikan sebagai perbuatan melawan hukum yang dilakukan dengan menggunakan teknologi komputer yang canggih (Wisnubroto, 1999).
Internet sebagai hasil rekayasa teknologi bukan hanya menggunakan kecanggihan teknologi komputer tapi juga melibatkan teknologi telekomunikasi di dalam pengoperasiannya. Apalagi pada saat internet sudah memasuki generasi kedua, perangkat komputer konvensional akan tergantikan oleh peralatan lain yang juga memiliki kemampuan mengakses internet.
Hal ini akan lebih jelas terlihat pada perkembangan tindak kejahatan yang berhubungan dengan penggunaan komputer sebagaimana ditunjukkan pada tabel dibawah ini:
|
| Pra-Internet | Internet generasi I | Internet generasi II |
| Locus | terjadi pada satu sistem komputer atau pada Local Area Network (LAN) dan Wide Area Network (WAN). | selain masih pada satu sistem komputer, LAN atau WAN, juga di internet | cenderung hanya terjadi di internet |
| Sarana | perangkat komputer | menggunakan perangkat komputer yang terhubung dengan internet | menggunakan peralatan apapun, yang terhubung dengan internet |
| Sasaran | Data dan program komputer | segala web content | segala web content |
| Pelaku | menguasai penggunaan komputer | menguasai penggunaan internet | sangat menguasai penggunaan internet beserta aplikasinya |
| Lingkup Regulasi | regulasi lokal | regulasi lokal | sangat membutuhkan regulasi global |
Tabel di atas memperlihatkan dua hal yang signifikan pada kejahatan di internet generasi kedua, yaitu pelaku dapat melakukan kejahatan tersebut di mana pun (mobile) dan dengan peralatan apapun. Hal inilah yang membuat penggunaan istilah cybercrime atau kejahatan di internet akan lebih relevan dibandingkan istilah computer crime.
Meskipun begitu, ada upaya untuk memperluas pengertian computer agar dapat melingkupi segala kejahatan di internet dengan peralatan apapun, seperti pengertian computer dalam The Proposed West Virginia Computer Crimes Act, yaitu: "an electronic, magnetic, optical, electrochemical, or other high speed data processing device performing logical, arithmetic, or storage functions, and includes any data storage facility or communications facility directly related to or operating in conjunction with such device, but such term does not include an automated typewriter or type-setter, a portable hand-held calculator, or other similar device" (http://www.cybercrimes.net/). Namun begitu, tetap saja pada prakteknya pemahaman publik akan pengertian computer adalah perangkat komputer konvensional (PC, Notebook, Laptop) yang biasa terlihat.
Berdasarkan beberapa literatur serta prakteknya, cybercrime memiliki karakter yang khas dibandingkan kejahatan konvensional, yaitu antara lain:
-
Perbuatan yang dilakukan secara ilegal, tanpa hak atau tidak etis tersebut terjadi di ruang/wilayah maya (cyberspace), sehingga tidak dapat dipastikan yurisdiksi hukum negara mana yang berlaku terhadapnya
-
Perbuatan tersebut dilakukan dengan menggunakan peralatan apapun yang bisa terhubung dengan internet
-
Perbuatan tersebut mengakibatkan kerugian materil maupun immateril (waktu, nilai, jasa, uang, barang, harga diri, martabat, kerahasiaan informasi) yang cenderung lebih besar dibandingkan kejahatan konvensional
-
Pelakunya adalah orang yang menguasai penggunaan internet beserta aplikasinya
-
Perbuatan tersebut seringkali dilakukan secara transnasional/melintasi batas negara
Beberapa Bentuk Cybercrime
Kejahatan yang berhubungan erat dengan penggunaan teknologi yang berbasis utama komputer dan jaringan telekomunikasi ini dalam beberapa literatur dan prakteknya dikelompokan dalam beberapa bentuk, antara lain:
-
Unauthorized Access to Computer System and Service
Kejahatan yang dilakukan dengan memasuki/menyusup ke dalam suatu sistem jaringan komputer secara tidak sah, tanpa izin atau tanpa sepengetahuan dari pemilik sistem jaringan komputer yang dimasukinya. Biasanya pelaku kejahatan (hacker) melakukannya dengan maksud sabotase ataupun pencurian informasi penting dan rahasia. Namun begitu, ada juga yang melakukan hanya karena merasa tertantang untuk mencoba keahliannya menembus suatu sistem yang memiliki tingkat proteksi tinggi. Kejahatan ini semakin marak dengan berkembangnya teknologi internet/intranet.
Kita tentu tidak lupa ketika masalah Timor Timur sedang hangat-hangatnya dibicarakan di tingkat internasional, beberapa website milik pemerintah RI dirusak oleh hacker (Kompas, 11/08/1999). Beberapa waktu lalu, hacker juga telah berhasil menembus masuk ke dalam database berisi data para pengguna jasa America Online (AOL), sebuah perusahaan Amerika Serikat yang bergerak dibidang e-commerce, yang memiliki tingkat kerahasiaan tinggi (Indonesian Observer, 26/06/2000). Situs Federal Bureau of Investigation (FBI) juga tidak luput dari serangan para hacker, yang mengakibatkan tidak berfungsinya situs ini dalam beberapa waktu lamanya (http://www.fbi.org).
-
Illegal Contents
Merupakan kejahatan dengan memasukkan data atau informasi ke internet tentang sesuatu hal yang tidak benar, tidak etis, dan dapat dianggap melanggar hukum atau mengganggu ketertiban umum. Sebagai contohnya adalah pemuatan suatu berita bohong atau fitnah yang akan menghancurkan martabat atau harga diri pihak lain, hal-hal yang berhubungan dengan pornografi atau pemuatan suatu informasi yang merupakan rahasia negara, agitasi dan propaganda untuk melawan pemerintahan yang sah, dan sebagainya.
-
Data Forgery
Merupakan kejahatan dengan memalsukan data pada dokumen-dokumen penting yang tersimpan sebagai scriptless document melalui internet. Kejahatan ini biasanya ditujukan pada dokumen-dokumen e-commerce dengan membuat seolah-olah terjadi "salah ketik" yang pada akhirnya akan menguntungkan pelaku.
-
Cyber Espionage
Merupakan kejahatan yang memanfaatkan jaringan internet untuk melakukan kegiatan mata-mata terhadap pihak lain, dengan memasuki sistem jaringan komputer (computer network system) pihak sasaran. Kejahatan ini biasanya ditujukan terhadap saingan bisnis yang dokumen ataupun data-data pentingnya tersimpan dalam suatu sistem yang computerized.
-
Cyber Sabotage and Extortion
Kejahatan ini dilakukan dengan membuat gangguan, perusakan atau penghancuran terhadap suatu data, program komputer atau sistem jaringan komputer yang terhubung dengan internet. Biasanya kejahatan ini dilakukan dengan menyusupkan suatu logic bomb, virus komputer ataupun suatu program tertentu, sehingga data, program komputer atau sistem jaringan komputer tidak dapat digunakan, tidak berjalan sebagaimana mestinya, atau berjalan sebagaimana yang dikehendaki oleh pelaku. Dalam beberapa kasus setelah hal tersebut terjadi, maka pelaku kejahatan tersebut menawarkan diri kepada korban untuk memperbaiki data, program komputer atau sistem jaringan komputer yang telah disabotase tersebut, tentunya dengan bayaran tertentu. Kejahatan ini sering disebut sebagai cyber-terrorism.
-
Offense against Intellectual Property
Kejahatan ini ditujukan terhadap Hak atas Kekayaan Intelektual yang dimiliki pihak lain di internet. Sebagai contoh adalah peniruan tampilan pada web page suatu situs milik orang lain secara ilegal, penyiaran suatu informasi di internet yang ternyata merupakan rahasia dagang orang lain, dan sebagainya.
-
Infringements of Privacy
Kejahatan ini ditujukan terhadap informasi seseorang yang merupakan hal yang sangat pribadi dan rahasia. Kejahatan ini biasanya ditujukan terhadap keterangan pribadi seseorang yang tersimpan pada formulir data pribadi yang tersimpan secara computerized, yang apabila diketahui oleh orang lain maka dapat merugikan korban secara materil maupun immateril, seperti nomor kartu kredit, nomor PIN ATM, cacat atau penyakit tersembunyi dan sebagainya.
Perang Melawan Cybercrime
Saat ini berbagai upaya telah dipersiapkan untuk memerangi cybercrime. The Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) telah membuat guidelines bagi para pembuat kebijakan yang berhubungan dengan computer-related crime, di mana pada tahun 1986 OECD telah mempublikasikan laporannya yang berjudul
Computer-Related Crime: Analysis of Legal Policy. Laporan ini berisi hasil survey terhadap peraturan perundang-undangan Negara-negara Anggota beserta rekomendasi perubahannya dalam menanggulangi computer-related crime tersebut, yang mana diakui bahwa sistem telekomunikasi juga memiliki peran penting dalam kejahatan tersebut.
Melengkapi laporan OECD, The Council of Europe (CE) berinisiatif melakukan studi mengenai kejahatan tersebut. Studi ini memberikan guidelines lanjutan bagi para pengambil kebijakan untuk menentukan tindakan-tindakan apa yang seharusnya dilarang berdasarkan hukum pidana Negara-negara Anggota, dengan tetap memperhatikan keseimbangan antara hak-hak sipil warga negara dan kebutuhan untuk melakukan proteksi terhadap computer-related crime tersebut. Pada perkembangannya, CE membentuk Committee of Experts on Crime in Cyberspace of the Committee on Crime Problems, yang pada tanggal 25 April 2000 telah mempublikasikan Draft Convention on Cyber-crime sebagai hasil kerjanya ( http://www.cybercrimes.net), yang menurut Prof. Susan Brenner (brenner@cybercrimes.net) dari University of Daytona School of Law, merupakan perjanjian internasional pertama yang mengatur hukum pidana dan aspek proseduralnya untuk berbagai tipe tindak pidana yang berkaitan erat dengan penggunaan komputer, jaringan atau data, serta berbagai penyalahgunaan sejenis.
Dari berbagai upaya yang dilakukan tersebut, telah jelas bahwa cybercrime membutuhkan global action dalam penanggulangannya mengingat kejahatan tersebut seringkali bersifat transnasional. Beberapa langkah penting yang harus dilakukan setiap negara dalam penanggulangan cybercrime adalah:
-
Melakukan modernisasi hukum pidana nasional beserta hukum acaranya, yang diselaraskan dengan konvensi internasional yang terkait dengan kejahatan tersebut
-
Meningkatkan sistem pengamanan jaringan komputer nasional sesuai standar internasional
-
Meningkatkan pemahaman serta keahlian aparatur penegak hukum mengenai upaya pencegahan, investigasi dan penuntutan perkara-perkara yang berhubungan dengan cybercrime
-
Meningkatkan kesadaran warga negara mengenai masalah cybercrime serta pentingnya mencegah kejahatan tersebut terjadi
-
Meningkatkan kerjasama antar negara, baik bilateral, regional maupun multilateral, dalam upaya penanganan cybercrime, antara lain melalui perjanjian ekstradisi dan mutual assistance treaties
Sabtu, 28 November 2009
Tugas ISD
NPM : 55409811
Kelas : 1IA11
Jawab Pertanyaan pertanyaan dibawah ini..:
Untuk soal-soal di berikut ini, pilihlah :
A. jika pernyataan 1 dan pernyataan 2 benar
B. Jika pernyataan 1 benar, pernyataan 2 salah
C. Jika pernyataan 1 salah, pernyataan 2 benar
D. Jika pernyataan 1 dan pernyataan 2 salah
No.1
1. ISD adalah pengetahuan yang menelaah masalah-masalah sosial
2. ISD merupakan salah satu bahan studi atau program pengajaran yang khsus dirancang
untuk kepentingan pendidikan/pengajaran yang di Inonesia diberikan di perguruan
tinggi
JAWAB = A
No 2
1. ISD diarahkan kepada pembentukan sikap dan kepribadian
2. ISD dan IPS merupakan kelompok dari sejumlah mata kuliah
JAWAB = B
No 3
1. Persamaan ISD dan IPS adalah sama-sama diarahkan kepda pembentukan sikap
dan kepribadian
2. Perbedaan antara ISD dan IPS adalah bukan disiplin ilmu yang berdiri sendiri
JAWAB = A
No 4
1. Tema perkuliahan ISD adalah hubungan timbal balik antara manusia dengan
lingkungannya
2. Masalah-masalah sosial yang timbul dalam masyarakat biasanya terlihat dalam berbagai kenyataan sosial antara yang satu dengan lainnya
JAWAB = A
No 5
1. Pendidikan tinggi diharapkan dapat menghasilkan sarjana-sarjana yang mempunyai seperangkat kemampuan yang terdiri atas kemampuan akademik, Kemampuan profesi dan kemapuan kepribadian
2. Ilmu alamiah dasar, ilmu sosial dasar dan ilmu budaya dasar dikelompokan sebagai mata kuliah yang akan memberikan bekal pada kemampuan personal
JAWAB = A
No 6
1. Ilmu sosial dasar merupakan disiplin ilmu tersendiri karena mempunyai obek dan
metode ilmiah tersendiri
2. Salah satu tujuan pembelajaran ISD adalah untuk mengkaji gejala sosial
JAWAB = C
No 7
1. Pemanfaatan dan pengembangan akal budi telah terungkap pada perkembangan
kebudayaan, baik kebudayaan rokhaniah maupun kebudayaan kebendaan
2. Modernisasi adalah suatu proses pembaharuan yang masuk kedalam budaya yang
telah ada
JAWAB = A
No 8
1. Untuk mengetahui pertumbuhan penduduk suatu daerah cepat atau lambat dapat
juga dilihat dari bentuk piramida penduduk
2. Dengan melihat bentuk piramida penduduk akan diketahui perbandingan jumlah
Penduduk
JAWAB = A
No 9
1. Unsur kebudayaan yang memberi corak kebudayaan Indonesia adalah kebudayaan
Barat
2. Kebudayaan barat masuk ke Indonesia berbarengan dengan kebudayaan Eropa
JAWAB = C
No 10
1. Antara corak kebudayaan dan corak kepribadian tidak memiliki korelasi
2. Kebudayaan suatu bangsa adalah cermin dari kepribadian bangsa yang
Bersangkutan
JAWAB = C
No 11
1. Ciri-ciri kerpibadian suatu kelompok masyarakat atau bangsa, juga tercermin
dalam penampilan sikap sehari-hari
2. Sifat-sifat kepribadian yang berakar dari adapt istiadat dan ajaran agama dapat
dikokohkan sebagai hukum adat
JAWAB = A
No 12
1. Pertumbuhan penduduk merupakan salah satu factor penting dalam masalah sosial
ekonomi umumnya dan masalah penduduk khususnya
2. Pertambahan penduduk apabila tidak diimbangi dengan pertambahan fasilitas tidak
akan menimbulkan banyak masalah
JAWAB = B
No 13
1. Pertambahan penduduk disuatu daerah dipengaruhi oleh factor pendidikan
2. Faktor kelahiran merupakan factor demografi dalam pemtambahan penduduk
JAWAB = A
No 14
1. Individualisasi adalah proses yang meningkatkan cirri-ciri individualitas pada
seseorang sampai pada dirinya sendiri
2. Timbulnya diferensiasi hanya karena pembawaan, melalui kaitan dengan dunia yang
mempunyai sejarah
JAWAB = A
No 15
1. Individu berasal dari kata individuum yang artinya keluarga
2. Individu adalah kesatuan yang terbatas
JAWAB = B
No 16
1. Perubahan sifat remaja akibat hubungannya dengan lingkungan luar disebut
internalisasi
2. Seorang anak diajarkan oleh orang tuanya cara berjalan, cara bergaul dan etika lain
disebut ekternalisasi.
JAWAB = A
No 17
1. Sosialisasi diperlukan bagi seorang individu agara mampu hidup dengan baik di masyarakat dan juga bisa mewarnai caa berpikir dan kebiasaan-kebiasaan hidupnya
2. Tujuan sosialiasi adalah melakukan tindakan-tindakan yang menyimpang dari
norma sosial
JAWAB = B
No 18
1. Proses sosialisasi dibagi menjadi dua macam yaitu play stage, game stage
2. Tipe sosialisasi dibagi menjadi dua yakni sosialisasi primer dan sosialisasi sekunder
JAWAB = A
No 19
1. Motivasi dasar pembinaan dan pengembangan generasi muda bertumpu pada
strategi pencapaian tujuan nasional terkandung dalam pembukaan UUD 45 alinea
IV
2. Landasan strataegi pada dasar pembinaan, dan pengembangan generasi muda
adalah GBHN
JAWAB = A
No 20
1. pertumbuhan adalah suatu perubahan yang menuju kearah yang lebih maju dan
lebih dewasa
2. menurut para aliran asosiasi pertumbuhan pada dasarnya adalah proses adaptasi
JAWAB = B
Untuk soal-soal di bawah ini, pilihlah jawaban yang paling tepat :
21. Manusia sebagai individu selalu berada ditengah-tengah kelompok individu yang sekaligus mematangkannya untuk menjadi pribadi. Proses dari individu untuk menjadi pribadi, tidak hanya didukung dan dihambat oleh dirinya tetapi juga didukung dan dihambat oleh:
a. kelompok sekitarnya b. masa pra remaja
c. masa remaja d. masa usia mahasiswa
JAWAB = A
22. Dalam kehidupan keluarga sering kita jumpai adanya pekerjaan-pekerjaan yang hares dilakukan. Suatu pekerjaan atau tugas yang hares dilakukan itu biasa disebut fungsi.
Fungsi keluarga adalah ...
a. fungsi biologis
b. suatu pekerjaan atau tugas yang harus dilaksanakan di dalam atau keluarga itu
c. fungsi pemeliharaan
d. fungsi sosial
JAWAB = B
23 Pembagian kerja berdasarkan jenis kelamin, nampaknya berpangkal tolak dari latar belakang adalah kelemahan dan kemampuan fisik antara seorang wanita dan pria. Pola pembagian kerja ini cenderung ditemukan dalam ...
a. masyarakat maju b. masyarakat non industri
c. masyarakat sedrhana (primitif) d. masyarakat industri
JAWAB = C
24 Dalam kelompok primer, interaksi antar anggota terjalin lebih intensif, lebih erat dan lebih akrab. Kelompok primer ini disebut juga kelompok ':face to face group ". Sifat dari kelompok-kelompok primer bercorak:
a. perkumpulan-perkumpulan
b. kekeluargaan dan lebih berdasarkan simpati
c. organisasi kemasyarakatan
d. kelompok sosial
JAWAB = B
25 Pada masyarakat desa hubungan kekeluargaan dilakukan secara musyawarah. Mulai masalah-masalah umum/masalah bersama sampai masalah pribadi. Anggota masyarakat satu sama lain saling mengenal secara intim. Kebersamaan dan gotong-royong sangat diutamakan, walaupun secara materi mungkin sangat kurang atau tidak mengijinkan.
Dari uraian kalimat di atas bahwa dapat disimpulkan merupakan ciri masyarakat
Indonesia pada umumnya, berdasarkan referensi ciri tersebut adalah:
a. homogenitas sosial b. gotong-royong
c. hubungan primer d. ikatan sosial
JAWAB = B
26 Masalah-masalah kependudukan yang dialami negara-negara berkembang adalah
seperti beriktu kecuali :
a. Rendahnya income perkapita penduduk karena lapangan pekerjaan yang terbatas dan tidak semua semua sumber daya alam dapat diolah sendiri
b. Rendahnya tingkat pendidikan masyarakat
c. Rendahnay tingkat kelahiran penduduk
d. Penyebaran penduduk yang tidak merata
JAWAB = C
27 rapat penduduk adalah perbandingan antara jumlah orang dengan tanah yang didiami atau diolah dalam satuan luas. Di bawah ini merupakan kegunaan mengetahui
kerapatan penduduk kecuali :
a. untuk mengetahui ada atau tidak gejala overpopulation
b. untuk mengetahui jumlah kelahiran dan kematian penduduk
c. untuk mengetahui pusat-pusat aglomenrasi atau pengelompokan penduduk
d. untuk mengetahui penyebaran dan pusat-pusat kegiatan ekonomi maupun budaya
JAWAB = D
28 Menurut teori migrasi dorong-tarik (push-pull theory) oleh Everett S Lee, faktor-faktor yang menjadi daya tarik orang untuk bermigrasi kesatu daerah salah satunya disebabkan oleh ...
a. pertentangan sosial, politik dan agama
b. kerusakan sumber daya alam
c. goncangan-goncangan iklim
d. keadaan iklim dan lingkungan yang menyenangkan
JAWAB = D
29 Norma-norma dalam masyarakat mempunyai kekuatan pengikat yang berbedabeda. Dari kekuatan mengikat atersebut secara sosiologis adanya 4 pengertian yaitu, cara (usage), kebiasaan (folkways), tata kelakuan (mores) dan adat istiadat (custom). Kekuatan mengikat dan saksi yang paling lemah dari keempat nroma tersebut
teradapat pada :
a. Custom c. mores
b. Usage d. folkways
JAWAB = A
30. Tiga wujud kebudayaan menurut Koentjaraningrat adalah ...
a. 1)ide, gagasan, nilai-nilai, norma, peraturan. 2) aktivitas,kelakuan berpola manusia
dalam masyarakat. 3) benda-benda hasil karya manusia
b. 1) ide, gagasan, nilai-nilai, norma, peraturan. 2) benda-benda hasil karya manusia,
3) adat istiadat
c. 1) kebudayaan material, 2) kebudayaan non material, 3) kebudayaan lokal
d. 1) bahasa, 2) kesenian, 3) teknologi dan peralatan
JAWAB = B
31. Melalui porses sosialisasi, pemuda akan terwarnai cara berpikir dan kebiasaan-
kebiasaan hidupnya. Dimanakan proses sosialisasi pemuda yang paling menenrukan
terbentuknya kepribadian seorang pemuda ?
a. Masyarakat c. Keluarga inti dan lingkungan masa kecil sekitarnya
b. Organisasi sosial d. Sekolah
JAWAB = C
32, saat ini, komposisi penduduk indonesia bentuknya berupa piramid. Dalam
keterkaitannya dengan pemuda dan masyarakat, bentuk piramid tersebtu maksudnya :
a. jumlah pemuda/i menempati proporsi terbesar dari komposisi tersebut
b. jumlah orang tua menempati proporsi terbesar dari komposisi tersebut
c. jumlah pemuda dan anak-anak menempati proporsi terbesar dari komposisi tersebut
d. jumlah wantia dan anak-anak menempati proporsi terbesar dari komposisi tersebut
JAWAB = A
33. Potensi dari generasi muda yang dapat dikembangkan dan seharusnya dipertahankan,
kecuali
a. keberanian mengambil risiko
b. sikap menumbukan budaya kapitalis
c. mengembangkan daya nalar
d. sikap mengembankan sikap kritis, nasionalis dan patriotis
JAWAB = B
34. Permasalahan yang timbul akibat adanya suatu generation gap, dalam kaitannya dengan KROR (korelasi orang tua dan remaja) menjadi negative :
a. Freeseks
b. Remaja pembangkang dan durhaka
c. Vandalis
d. chauvinis
JAWAB = B
35. Pada dasarnya pola dasar pembinaan dan pengembangan generasi muda telah terkanadung di dalam UUD 1945. Adapun landasan normative yang menjadi dasar penyusunan pola dasar tersebut adalah ;
a. etika, tata nilai dan tradisi luhur yang berlaku
b. sumpah pemuda tahun 1928
c. pancasila
d. reformasi orde bare
JAWAB = A
36. Setiap manusia dapat memiliki kesempatan untuk menduduki suatu jabatan atau turun dari jabatan Sesuai dengan kinerjanya. Hal ini termasuk kedalam pelapisan masyarakat :
a. Sistem Terbuka
b. Sistem Tertutup
c. Sistem Disengaja
d. Sistem tidak disengaja
JAWAB = A
37. Dalam setiap negara terdapat 3 unsur lapisan masyarakat yaitu : kaya sekali, melarat
sekali, atau berada ditengah-tengahnya. Pernyataan ini merupakan pendapat :
a. Karl Marx
b. Aristoteles
c. Vilfredo Pareto
d. Selo Soemardjan
JAWAB = B
38. Pernyataan bahwa : Adalah hak setiap warga negara ataspekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusian, terdapat dalam UUD 1945
a. Pasal 27 ayat 1
b. Pasal 27 ayat 2
c. Pasal 28 ayat 1
d. Pasal 29 ayat 1
JAWAB = B
39. .Berikut adalah terjadinya pelapisan social dengan sendirinya, kecuali :
a. Karena usia tua
b. Karena kepandaiannya
c. Karena dipilih menjadi ketua
d. Karena kesaktiannya
JAWAB = C
40. Berikut adalah ciri- ciri dari golongan elite, kecuali :
a. Menduduki posisi penting
b. Imbalan yang diperoleh besar
c. Mampu secara material dan immaterial
d. Tanggung jawab relatif kecil
JAWAB = D
officetab
ord office 2003 nyaini gambar di ms word 2007 nya

silakan di coba gan berguna banged nih, lebih efektif jadi ga menuhin taskbar di bawah..
buat downloadnya disini aja gan, silakan di cobaaa...
download officetab